Archive for the Category »4. Pintu Kamar «

Pintu Kamar

Pintu Kamar adalah salah satu jenis pintu menurut fungsinya sebagai media penghubung aktivitas keluar-masuk ke dalam atau keluar kamar. Kamar di sini adalah suatu ruang dari bagian sebuah rumah tinggal yang berfungsi sebagai wadah atau tempat untuk melakukan aktivitas tidur, beristirahat, dan aktivitas-aktivitas lainnya yang sifatnya sangat pribadi.

Bentuk dan desain pintu kamar pada umumnya hampir sama dengan pintu utama. Hanya saja pintu kamar selalu berupa single door atau pintu satu daun tanpa jendela di sampingnya. Bentuk pintu kamar tanpa jendela di sampingnya (pintu gendong) dimaksudkan agar tidak ada bukaan di dalam rumah yang mengarah ke dalam kamar. Hal ini’ disebabkan oleh sifat privatisasi dari kamar itu sendiri sebagai penampung aktivitas pribadi dari penghuni rumah tinggal tersebut.

Bahan material pintu kamar didominasi oleh bahan kayu. Bahan material kayu hampir selalu digunakan dalam sebuah pintu kamar, karena sifatnya “lunak” yang seharusnya ikut menegaskan fungsi dari ruangan di dalamnya. Kayu yang digunakan tidak harus kayu yang tahan terhadap cuaca luar. Akan tetapi, pemilihan jenis kayu lebih didasari oleh desain atau bentuk pintu kamar yang diinginkan oleh penghuni rumah tinggal tersebut.

Oleh karena terdiri dari satu daun pintu, maka ukuran pintu kamar biasanya mempunyai lebar antara 70—80 cm dengan tinggi antara 210—220 cm ditambah bouvenlight atau angin-angin di atasnya yang Iebarnya 40 cm.

Warna pintu kamar bisa berupa cat duco polos, warna lain, dan juga pelitur dengan warna natural kayu. Pemberian pelitur untuk memberi kesan alami sesuai dengan kebutuhan atau keinginan dan nuansa dari tema rumah tinggal tersebut.